PEMERINTAH KOTA SAMARINDA

DINAS PERIKANAN KOTA SAMARINDA

Jl. Dahlia No. 69, Bugis, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75121

Trio Indikator untuk Budidaya Perikanan

Info Perikanan    1 tahun yang lalu   
FERY FERNADY    155 Kali

Sumber Foto: Fery Fernady

Dalam budidaya perikanan, pemantauan kualitas air adalah kunci utama keberhasilan. Tiga indikator penting yang tidak boleh diabaikan adalah Dissolved Oxygen (DO), Biological Oxygen Demand (BOD), dan Chemical Oxygen Demand (COD). Ketiganya bagaikan trio penjaga keseimbangan ekosistem air, memastikan kehidupan Ikan di perairan.

(Sumber Foto : Ice Slicer)

Dissolved Oxygen (DO) : Nafas Kehidupan di Dalam Air

DO merupakan jumlah oksigen terlarut dalam air, esensi vital bagi respirasi seluruh organisme akuatik, termasuk ikan, udang, dan plankton. Layaknya udara bagi manusia, DO yang cukup menjamin metabolisme yang optimal, pertumbuhan yang sehat, dan daya tahan terhadap penyakit. Kekurangan DO, atau hipoksia, dapat menyebabkan stres, pertumbuhan lambat, bahkan kematian massal pada ikan. Sebaliknya, kadar DO yang optimal (umumnya di atas 5 mg/L untuk budidaya) menciptakan lingkungan yang optimal dan produktif. Berbagai faktor seperti suhu air, salinitas, aktivitas fotosintesis alga, dan dekomposisi bahan organik mempengaruhi kadar DO. Oleh karena itu, pemantauan DO secara berkala dan pengelolaan yang tepat, seperti aerasi, sangat krusial dalam budidaya perikanan.

(Sumber Foto : Ice Slicer)

Biochemical Oxygen Demand (BOD) : Mengukur Jejak Organik

BOD digunakan untuk mengukur jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh mikroorganisme (terutama bakteri aerob) untuk mengurai bahan organik dalam sampel air selama periode waktu tertentu (biasanya 5 hari pada suhu 20°C). Dalam konteks budidaya perikanan, BOD yang tinggi mengindikasikan tingginya kandungan bahan organik, seperti sisa pakan, feses ikan, dan alga mati. Proses dekomposisi bahan organik ini menghabiskan DO dalam air. Semakin tinggi BOD, semakin besar pula penurunan kadar DO, yang dapat membahayakan kehidupan akuatik. Pemantauan BOD membantu mengontrol beban organik dalam sistem budidaya dan mengevaluasi efektivitas pengelolaan limbah. Upaya pengendalian BOD meliputi pemberian pakan yang efisien, pengelolaan kepadatan tebar, dan sistem filtrasi yang baik.

(Sumber Foto : Ice Slicer)

Chemical Oxygen Demand (COD): Gambaran Total Pencemaran Organik dan Anorganik

COD mengukur total oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi seluruh bahan organik dan anorganik dalam sampel air melalui reaksi kimia. Berbeda dengan BOD yang hanya mengukur oksigen yang dibutuhkan oleh aktivitas biologis, COD memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang potensi pencemaran dalam air. Nilai COD biasanya lebih tinggi daripada BOD karena mencakup senyawa organik yang sulit terurai secara biologis dan senyawa anorganik teroksidasi. Dalam budidaya perikanan, COD yang tinggi dapat disebabkan oleh akumulasi bahan organik, limbah kimia dari pengobatan ikan, atau kontaminan lain. Pemantauan COD membantu mendeteksi potensi resiko pencemaran yang mungkin tidak terdeteksi oleh BOD, sehingga tindakan pencegahan dan penanggulangan dapat segera dilakukan untuk menjaga kualitas air dan kesehatan ikan.

(Sumber Foto : Ice Slicer)

Sinergi Trio Indikator untuk Budidaya yang Sehat

DO, BOD, dan COD bukanlah indikator yang berdiri sendiri. Ketiganya saling terkait dan memberikan informasi penting yang saling melengkapi tentang kualitas air pada sistem budidaya perikanan. Kadar DO yang optimal harus dipertahankan, sementara BOD dan COD harus dijaga di angka yang rendah untuk mencegah penurunan DO yang drastis dan potensi pencemaran. Konsentrasi COD yang tinggi mengindikasikan bahwa semakin besar pencemaran yang terjadi (Yudo 2010). Nilai BOD dan COD yang tinggi berdampak kurang baik terhadap sektor perikanan budidaya (Masykur et al. 2018). Pemahaman yang mendalam tentang ketiga parameter tersebut dan tindakan pengelolaan yang tepat merupakan hal yang krusial bagi budidaya perikanan yang sehat dan produktif.

(fery/diskan)


TINGGALKAN KOMENTAR

Pemerintah Kota Samarinda

DINAS PERIKANAN KOTA SAMARINDA

Jl. Dahlia No. 69, Bugis, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur 75121

Telp: 0541-742492
Email: diskan@samarindakota.go.id
Website: https://diskan.samarindakota.go.id


2026